Wujudkan Generasi Antikorupsi, SMKN 1 Semarang Sukses Gelar Pembekalan Program Laboratorium Sekolah Berintegritas
Dalam upaya memperkuat nilai-nilai kejujuran dan tata kelola lingkungan pendidikan yang bersih, SMK Negeri 1 Semarang sukses menyelenggarakan acara Pembekalan Program Laboratorium Sekolah Berintegritas. Kegiatan strategis ini berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026, mulai pukul 09.30 hingga 13.00 WIB, bertempat di Technopark SMK Negeri 1 Semarang, Jalan dr. Cipto No. 93, Semarang.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dunia pendidikan Jawa Tengah. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah hadir yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang SMK, Bapak Robberto Agung Nugroho, S.Pd. Turut hadir Pembina Kompak Api (Komunitas Penyuluh Antikorupsi) Provinsi Jawa Tengah, Drs. Kunto Nugroho HP, M.Si beserta segenap pengurus, Kepala SMK Negeri 1 Semarang, Dra. Ummi Rosydiana, M.Par, para Kepala SMK dan SMA dari Cabang Dinas (Cabdin) Wilayah 1 hingga 12, serta Bapak/Ibu Guru panitia dari SMK Negeri 1 Semarang.
Penyerahan Perangkat Sosial Pendidikan Antikorupsi
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penyerahan Perangkat Sosial Pendidikan Antikorupsi. Perangkat penting tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan Kompak Api kepada Kepala SMK Negeri 1 Semarang, Dra. Ummi Rosydiana, M.Par, sebagai simbol komitmen nyata sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai integritas ke dalam ekosistem pendidikan.
Budaya Integritas dan Target 2026
Dalam arahannya, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Bapak Robberto Agung Nugroho, S.Pd., memberikan penekanan khusus mengenai esensi dari program ini. Beliau menegaskan bahwa integritas di lingkungan sekolah harus selalu ditegakkan dan ditransformasikan menjadi sebuah kebiasaan (habit) bagi seluruh warga sekolah, bukan hanya bagi para murid, melainkan juga bagi guru, staf, dan manajemen sekolah.
Sementara itu, Pembina Kompak Api Provinsi Jawa Tengah, Drs. Kunto Nugroho HP, M.Si., saat memberikan pembekalan program menyatakan target besar yang ingin dicapai pada tahun ini.
“Diharapkan pada tahun 2026 ini, masing-masing sekolah yang ada di setiap Cabang Dinas (Cabdin 1 sampai 12) setidaknya mempunyai satu Laboratorium Sekolah Berintegritas sebagai pusat percontohan budaya antikorupsi,” tutur Drs. Kunto Nugroho.
Alunan Tembang On The Spot dan Diskusi Interaktif
Suasana pembekalan menjadi semakin menarik dan hidmat ketika Kepala SMK Negeri 1 Warungasem Kabupaten Batang, Bapak Suyanta, S.Pd., M.Si., tampil ke depan. Beliau menyajikan sebuah alunan tembang khusus bertema integritas yang diciptakan secara on the spot (langsung di lokasi acara). Persembahan seni sarat makna ini berhasil memukau para hadirin. Setelah itu, Bapak Suyanta juga bertindak memimpin jalannya sesi diskusi interaktif antarkepala sekolah yang berlangsung dengan dinamis dan produktif.
Dengan terlaksananya pembekalan ini, diharapkan seluruh sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dapat segera mengimplementasikan Laboratorium Sekolah Berintegritas demi melahirkan generasi muda yang cerdas secara akademik dan kokoh secara moral.
Penulis : Tim Humas Stemsa